Ticker

6/recent/ticker-posts

Misteri Puasa Sorop, Film Horor Lokal yang Bikin Merinding

 

Purwokerto - Film horor Indonesia terbaru, "Sorop," yang tayang sejak 19 Desember 2024, berhasil menarik perhatian penonton dengan alur cerita yang mencekam dan produksi yang matang. Disutradarai oleh Upi Avianto, Film horror, "Sorop," telah berhasil mencuri perhatian penonton dengan alur cerita yang mencekam dan tema ritual mistis yang jarang diangkat. Film ini mengisahkan tentang dua saudari, Hanif (Hana Malasan) dan Isti (Yasamin Jasem), yang kembali ke rumah masa kecil mereka dan dihadapkan pada misteri ritual kuno bernama puasa Sorop.

Puasa Sorop, sebagaimana digambarkan dalam film "Sorop," adalah sebuah ritual mistis yang memiliki aturan khusus. Ritual ini dipercaya membawa berkah luar biasa bagi yang menjalankannya dengan benar, tetapi juga dapat menjadi kutukan mematikan jika ada kesalahan dalam pelaksanaannya. Praktik ini melibatkan elemen-elemen spiritual yang sarat dengan simbolisme, seperti mantra, persembahan tertentu, dan waktu pelaksanaan.



















Dokumentasi pribadi (26/12/2024)

Untuk menggali lebih dalam tentang antusiasme terhadap film ini, saya berbincang dengan dua narasumber langsung dari bioskop: Agustio, seorang penonton yang sudah menyaksikan film "Sorop." dan Melisa, penjual tiket bioskop di bioskop Rajawali Purwokerto.

Agustio, seorang mahasiswa yang menggemari film horror, “Awalnya saya kira ini cuma film horor biasa, tapi ternyata jauh lebih kompleks. Ritual puasa Sorop yang diceritakan di film bikin saya merinding. Rasanya seperti ada unsur nyata di balik semua itu,” ujar Agustio. Ia juga memuji akting para pemain yang membuat ceritanya terasa hidup. “Hana Malasan dan Yasamin Jasem benar-benar berhasil menunjukkan ketakutan mereka. Ditambah suasana rumah tua yang angker, film ini terasa sangat autentik,” tambahnya.

Melisa, yang bekerja sebagai kasir tiket bisokop, mengungkapkan bahwa "Sorop" adalah salahsatu film yang paling laris di bioskop Rajawali purwokerto. “Setiap hari, terutama malam hari, tiket untuk film ini hampir selalu habis,” kata Melisa. Ketika ditanya apakah ia sendiri sudah menonton film tersebut, Melisa mengaku belum berani. “Saya sering dengar cerita dari penonton yang bikin saya tambah takut. Tapi mungkin saya akan coba nonton minggu depan, kalau ada teman yang mau menemani.” Katanya.

"Sorop" tidak hanya membawa teror di layar lebar tetapi juga membangkitkan rasa penasaran terhadap budaya dan tradisi mistis Indonesia. Antusiasme seperti yang dirasakan Agustio dan lonjakan penjualan tiket seperti yang diceritakan Melisa menunjukkan bahwa film ini berhasil menciptakan kesan mendalam bagi penonton.

 


Posting Komentar

0 Komentar